P3M Poltekpar

Poltekpar Makassar Perkuat SDM Pariwisata Daerah Lewat Pardas IV 2025

Bagikan

Komitmen Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata kembali dibuktikan lewat penyelenggaraan Pelatihan Pariwisata Dasar (Pardas) IV Tahun 2025, yang resmi dibuka pada Minggu (10/8/2025) di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Sebanyak 30 peserta dari berbagai instansi dinas pariwisata yang tersebar di dua provinsi, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, mengikuti pelatihan intensif ini. Program ini mencakup 76 jam pelajaran dan sejumlah materi inti seputar kepariwisataan dasar, yang dilaksanakan dari tanggal 8 hingga 14 Agustus 2025.

Kegiatan diawali dengan pembekalan daring melalui platform Learning Management System (LMS) Wonderful Learning Center pada Jumat (8/8), sebagai pengantar peserta menjelajahi dinamika pariwisata dasar secara menyeluruh. Peserta yang berasal dari 17 kabupaten/kota seperti Makassar, Barru, Gowa, Bone, Jeneponto, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu, hingga Mamasa, memperlihatkan sebaran wilayah yang luas dan representatif.

Pembukaan Pardas berlangsung khidmat dengan sambutan dari jajaran tokoh kunci, termasuk Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Barru yang menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Barru sebagai tuan rumah pelatihan. “Selamat datang di Kabupaten Barru. Ini sangat positif dan kami berterima kasih. Semoga betah selama berada di sini,” ujarnya di hadapan peserta.

Whats-App-Image-2025-08-16-at-11-42-03

Gambar 1. Pembukaan Kegiatan Pardas IV  (Minggu, 10 Agustus 2025)

Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, M.M.Par., CHE menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. Ia menyebut Poltekpar terus berkomitmen berada di garda terdepan dalam mencetak SDM pariwisata yang profesional dan unggul di lingkungan pemerintah daerah. Senada, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Ir. Martini Mohamad Paham, MBA, dalam sambutannya saat membuka acara secara resmi menekankan pentingnya peran pelatihan ini dalam meningkatkan kualitas SDM sektor pariwisata nasional. “Jadilah agen perubahan dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, kreatif, dan berdaya saing,” tegasnya.

Sepanjang pelatihan, peserta mendapatkan materi strategis dari fasilitator berpengalaman seperti Prof. Ilham Junaid, Ph.D, Dr. Ahmad Ab., M.Si, Dr. Andi Hasbi Poke, MM, Muh. Arfin M. Salim, Ph.D, Daniel A. Ohyver, M.Pd., Musawantoro, M.Pd., dan Drs. Darmayasa, M.Pd. Topik yang dibahas meliputi kelembagaan, pemasaran, SDM, industri, hingga ekonomi kreatif pariwisata. Materi disampaikan secara interaktif dengan pendekatan aplikatif, disertai diskusi berbasis studi kasus.

https://ibb.co.com/qYmY61Kp

Gambar 2. Peserta Pardas IV Bersama Fasilitator sebelum menuju lokasi Studi Lapangan (Rabu, 13 Agustus 2025)

Pelatihan ini juga mencakup studi lapangan yang berlangsung pada Rabu (13/8) ke tiga destinasi unggulan Kabupaten Barru, yakni Pantai Ujung Batu, Pulau Dutungan, dan Wisata Kuliner Tiram Bakar. Kegiatan tersebut memberi ruang kepada peserta untuk menerapkan materi yang diperoleh secara langsung dan menyusun laporan sebagai bagian dari evaluasi akhir, diikuti ujian komprehensif.

Respon positif datang dari para peserta yang menilai pelatihan ini sangat relevan dan memberi dampak langsung bagi pengembangan pariwisata di daerah. Bulan Masagena, Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kabupaten Luwu Utara, menilai pelatihan ini sangat penting dalam membentuk kapasitas ASN di sektor pariwisata. “Terima kasih Poltekpar Makassar atas perhatian dan ilmu yang diberikan. Ini penting untuk pengembangan pariwisata di daerah kami,” ujarnya. Hal senada disampaikan Zulkifli Adi Saputra dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Luwu Timur, yang menyebut pelatihan ini sangat membantu dalam pengembangan objek wisata dan berharap pendampingan dari Poltekpar dapat terus berlanjut di tahun mendatang.

Whats-App-Image-2025-08-16-at-11-41-11

Gambar 3. Peserta sedang melakukan Presentasi pada sesi Ujian Komprehensif (Kamis, 14 Agustus 2025)

Sementara itu, Safaruddin, Kabid Pengembangan Destinasi Dispar Kota Makassar, menegaskan bahwa Poltekpar bukan hanya kampus vokasi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam menciptakan ASN pariwisata yang profesional dan siap bersaing secara global. Pandangan ini juga diamini oleh Selpina dari Dinas Pariwisata Kabupaten Mamasa, yang menyebut pelatihan ini berdampak positif tidak hanya untuk ASN tetapi juga bagi SDM pariwisata dari sektor lainnya.

Whats-App-Image-2025-08-16-at-11-41-09

Gambar 4. Penutupan Kegiatan Pardas IV (Kamis, 14 Agustus 2025)

Kegiatan Pardas IV 2025 ditutup secara resmi oleh Wakil Direktur I Poltekpar Makassar, Muh. Arfin M. Salim, Ph.D, yang menyampaikan harapan agar peserta terus menjaga semangat belajar dan menjadi motor penggerak dalam pengembangan sektor pariwisata di wilayah masing-masing. Dengan berakhirnya Pardas IV, Poltekpar Makassar kembali meneguhkan peran sentralnya sebagai pusat pengembangan SDM pariwisata unggul di Kawasan Timur Indonesia—menjawab tantangan pariwisata yang terus berkembang di tingkat nasional dan global.


Bagikan
Scroll to Top